Breaking News
Loading...

Recent Post

Monday, July 27, 2020
no image

Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Memiliki gigi yang sehat dan putih merupakan idaman semua orang. Tak hanya alasan kesehatan, gigi yang putih dapat membuat Anda lebih percaya diri. Cara menjaga agar gigi tetap putih yang paling sederhana adalah dengan rutin menggosok gigi. Namun, terdapat cara lain yang dipercaya dapat membantu memutihkan gigi, yaitu dengan menggunakan baking soda. Bagaimana bisa baking soda digunakan untuk membuat gigi jadi lebih putih? Ini dia penjelasan yang perlu Anda tahu.

Efektivitas penggunaan baking soda dalam pasta gigi

Beberapa penelitian telah meninjau kandungan baking soda dalam pasta gigi dan menghasilkan kesimpulan yang positif termasuk manfaatnya untuk membantu memutihkan gigi. Salah satunya adalah jurnal yang diterbitkan Journal of American Dental Association (JADA) menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda lebih efektif dalam mengurangi noda dan meningkatkan warna putih pada gigi.

Selain terbukti efektif dalam menghilangkan noda dan memutihkan gigi, kandungan baking soda dalam pasta gigi juga aman untuk digunakan sehari-hari. Dikutip dari jurnal tahun 2017 yang juga diterbitkan oleh JADA, baking soda merupakan satu dari beberapa kandungan pasta gigi abrasif yang paling lembut jika dibandingkan seperti dengan kandungan silika.

Cara kerja baking soda untuk membantu memutihkan gigi

Baking soda atau sodium bicarbonate (NaHCO3) sudah lama digunakan dalam pasta gigi karena memiliki sifat abrasif sehingga dapat menghilangkan noda pada gigi. Berdasarkan jurnal terbitan Journal of Clinical and Experimental Dentistry, senyawa lain yang bersifat abrasif seperti silika dan natrium bikarbonat memang dapat juga membantu menghilangkan noda, tetapi tidak sebaik baking soda.

Masih dari jurnal yang sama menemukan bahwa menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda selama 30 detik dapat menghilang noda dan memutihkan gigi. Hal ini tentu terjadi berkat sifat abrasif dari baking soda.

Membuat campuran baking soda sendiri yang aman

Baking soda memang aman dan efektif dalam membersihkan gigi. Namun, jika ingin membuat pasta gigi sendiri, Anda perlu memperhatikan takarannya. Terlalu banyak atau menggunakan baking soda tanpa takaran dapat mengikis enamel gigi.

Apabila Anda mendapati gigi mulai berwarna kuning setelah menyikat gigi menggunakan pasta gigi buatan sendiri, artinya enamel gigi telah terkikis dan telah mencapai lapisan dalam gigi bernama dentin.

Untuk itu, pastikan untuk memakai baking soda secukupnya dan jangan berlebihan. Berikut resep pasta gigi dari baking soda dari Dentaly.org yang mungkin dapat menjadi referensi Anda:

  • 100 gram baking soda (kurang dari setengah cangkir)
  • 10-15 tetes minyak alami dengan rasa sesuai selera
  • Air purifikasi
  • 1 sendok teh garam laut

Campurkan baking soda, garam, dan minyak alami sambil menambahkan air sedikit demi sedikit hingga pasta terbentuk. Anda dapat menyesuaikan konsistensi dari pasta gigi sesuai keinginan. Garam laut bermanfaat untuk menambah mineral, tetapi jika tidak suka dengan rasanya, Anda boleh untuk tidak menggunakannya.

Manfaat baking soda untuk membantu gigi kembali putih sudah dibuktikan oleh berbagai jurnal dan penelitian. Tentu Anda dapat membuat pasta gigi sendiri seperti dengan resep yang sudah dijelaskan sebelumnya. Hanya, tetap perhatikan jumlah baking soda yang digunakan agar tidak menimbulkan efek samping.

Anda juga dapat menambahkan minyak kelapa (coconut oil) dalam campuran pasta gigi racikan sendiri. Perpaduan baking soda dan minyak kelapa dapat menghasilkan pasta atau busa yang aman dan lembut untuk gigi. Selain itu, minyak kelapa dikenal dapat meningkatkan kesehatan mulut dan gigi serta berpotensi melawan bakteri penyebab kerusakan gigi.

Cara yang lebih praktis jika ingin mendapat manfaat dari baking soda adalah dengan memilih pasta gigi yang mengandung senyawa ini. Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila memiliki kondisi gigi sensitif atau masalah kesehatan mulut dan gigi lainnya.

Itulah tadi informasi dari judi slot mengenai Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, July 26, 2020
no image

Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Memiliki gigi yang sehat dan putih merupakan idaman semua orang. Tak hanya alasan kesehatan, gigi yang putih dapat membuat Anda lebih percaya diri. Cara menjaga agar gigi tetap putih yang paling sederhana adalah dengan rutin menggosok gigi. Namun, terdapat cara lain yang dipercaya dapat membantu memutihkan gigi, yaitu dengan menggunakan baking soda. Bagaimana bisa baking soda digunakan untuk membuat gigi jadi lebih putih? Ini dia penjelasan yang perlu Anda tahu.

Efektivitas penggunaan baking soda dalam pasta gigi

Beberapa penelitian telah meninjau kandungan baking soda dalam pasta gigi dan menghasilkan kesimpulan yang positif termasuk manfaatnya untuk membantu memutihkan gigi. Salah satunya adalah jurnal yang diterbitkan Journal of American Dental Association (JADA) menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda lebih efektif dalam mengurangi noda dan meningkatkan warna putih pada gigi.

Selain terbukti efektif dalam menghilangkan noda dan memutihkan gigi, kandungan baking soda dalam pasta gigi juga aman untuk digunakan sehari-hari. Dikutip dari jurnal tahun 2017 yang juga diterbitkan oleh JADA, baking soda merupakan satu dari beberapa kandungan pasta gigi abrasif yang paling lembut jika dibandingkan seperti dengan kandungan silika.

Cara kerja baking soda untuk membantu memutihkan gigi

Baking soda atau sodium bicarbonate (NaHCO3) sudah lama digunakan dalam pasta gigi karena memiliki sifat abrasif sehingga dapat menghilangkan noda pada gigi. Berdasarkan jurnal terbitan Journal of Clinical and Experimental Dentistry, senyawa lain yang bersifat abrasif seperti silika dan natrium bikarbonat memang dapat juga membantu menghilangkan noda, tetapi tidak sebaik baking soda.

Masih dari jurnal yang sama menemukan bahwa menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda selama 30 detik dapat menghilang noda dan memutihkan gigi. Hal ini tentu terjadi berkat sifat abrasif dari baking soda.

Membuat campuran baking soda sendiri yang aman

Baking soda memang aman dan efektif dalam membersihkan gigi. Namun, jika ingin membuat pasta gigi sendiri, Anda perlu memperhatikan takarannya. Terlalu banyak atau menggunakan baking soda tanpa takaran dapat mengikis enamel gigi.

Apabila Anda mendapati gigi mulai berwarna kuning setelah menyikat gigi menggunakan pasta gigi buatan sendiri, artinya enamel gigi telah terkikis dan telah mencapai lapisan dalam gigi bernama dentin.

Untuk itu, pastikan untuk memakai baking soda secukupnya dan jangan berlebihan. Berikut resep pasta gigi dari baking soda dari Dentaly.org yang mungkin dapat menjadi referensi Anda:

  • 100 gram baking soda (kurang dari setengah cangkir)
  • 10-15 tetes minyak alami dengan rasa sesuai selera
  • Air purifikasi
  • 1 sendok teh garam laut

Campurkan baking soda, garam, dan minyak alami sambil menambahkan air sedikit demi sedikit hingga pasta terbentuk. Anda dapat menyesuaikan konsistensi dari pasta gigi sesuai keinginan. Garam laut bermanfaat untuk menambah mineral, tetapi jika tidak suka dengan rasanya, Anda boleh untuk tidak menggunakannya.

Manfaat baking soda untuk membantu gigi kembali putih sudah dibuktikan oleh berbagai jurnal dan penelitian. Tentu Anda dapat membuat pasta gigi sendiri seperti dengan resep yang sudah dijelaskan sebelumnya. Hanya, tetap perhatikan jumlah baking soda yang digunakan agar tidak menimbulkan efek samping.

Anda juga dapat menambahkan minyak kelapa (coconut oil) dalam campuran pasta gigi racikan sendiri. Perpaduan baking soda dan minyak kelapa dapat menghasilkan pasta atau busa yang aman dan lembut untuk gigi. Selain itu, minyak kelapa dikenal dapat meningkatkan kesehatan mulut dan gigi serta berpotensi melawan bakteri penyebab kerusakan gigi.

Cara yang lebih praktis jika ingin mendapat manfaat dari baking soda adalah dengan memilih pasta gigi yang mengandung senyawa ini. Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila memiliki kondisi gigi sensitif atau masalah kesehatan mulut dan gigi lainnya.

Itulah tadi informasi dari daftar poker mengenai Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Friday, July 24, 2020
no image

Vaksin PCV : Ketahui Manfaat, Jadwal, dan Efek Sampingnya oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Vaksin PCV : Ketahui Manfaat, Jadwal, dan Efek Sampingnya oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Imunisasi merupakan cara untuk mencegah penyebaran dan penularan penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Salah satu yang vaksin harus diberikan pada anak adalah pneumococcal conjugate vaccine (PCV). Bagaimana pemberian vaksin PCV dan adalah efek samping yang ditimbulkan dari imunisasi ini? Berikut penjelasannya.

Apa itu imunisasi PCV?

jadwal imunisasi anak bayi

Mengutip dari situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) vaksin pneumokokus atau pneumococcal conjugate vaccine (PCV) adalah imunisasi untuk mencegah penyakit akibat infeksi bakteri streptococcus pneumoniae atau yang lebih sering disebut kuman pneumokokus.

Penyakit yang disebabkan oleh kuman pneumokokus juga disebut dengan nama yang sama. Penyakit pneumokokus bisa menyerang siapa saja, tapi paling rawan adalah anak usia kurang dari 5 tahun dan orang tua di atas usia 50 tahun. 

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh kuman pneumokokus adalah radang paru (pneumonia), radang selaput otak (meningitis), dan infeksi darah (bakteremia). 

Dalam situs resmi IDAI disebutkan bahwa penyakit pneumokokus menjadi penyebab kematian paling tinggi pada balita. Setidaknya pada 2015, sekitar 14 persen dari 147 ribu anak di bawah usia 5 tahun di Indonesia, meninggal karena pneumonia.

Artinya, sebanyak 2-3 anak di bawah usia 5 tahun meninggal karena pneumonia setiap jam. Inilah yang membuat pneumonia menjadi penyebab kematian utama anak di bawah usia 5 tahun di Indonesia.

Menurut dokter anak, Nastiti Kaswandani, pemberian vaksin PCV  dan HiB bisa menurunkan angka kematian balita akibat pneumonia sebanyak 50 persen.

Melansir dari Kids Health, Ada dua jenis vaksin PCV yang perlu diberikan, yaitu Pneumococcal conjugate vaccine (PCV13) dan Pneumococcal polysaccharide vaccine (PPSV23).

PCV13 melindungi seseorang dari 13 jenis bakteri pneumokokus dengan formula konjugasi, yaitu gabungan antara protein dan bakteri untuk meningkatkan perlindungan.

Sementara PPSV23 mencakup 23 jenis bakteri yang bekerja dengan formula polisakarida, vaksin dibuat seperti bakteri tertentu untuk membantu tubuh membangun perlindungan pada kuman tersebut.

Bagaimana cara kerja vaksin PCV?

imunisasi mempengaruhi kecerdasan anak

Dikutip dari situs NHS, kedua jenis imunisasi PCV, baik PCV13 dan PPSV23 mendorong tubuh untuk memproduksi antibodi terhadap bakteri pneumokokus.

Antibodi adalah protein yang diproduksi oleh tubuh untuk menetralisir atau menghancurkan organisme (mahluk hidup di tubuh) yang membawa racun. Antibodi melindungi seseorang dari infeksi bakteri, 

Saat ini, lebih dari 90 jenis bakteri pneumokokus yang berbeda sudah ditemukan tapi mayoritas tidak menyebabkan masalah infeksi serius.

Sesuai angka yang tertera di jenis vaksinnya, PCV13 melindungi dari 13 jenis bakteri pneumokokus dan PPSV23 melindungi dari 23 jenis bakteri. Imunisasi PCV mampu mencegah penyakit pneumokokus sekitar 50-70 persen.

Siapa yang perlu mendapatkan vaksin PCV?

imunisasi bayi, imunisasi anak, jadwal imunisasi, imunisasi campak, imunisasi MR, imunisasi DPT

Center for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa pemberian imunisasi PCV dibagi menjadi dua, untuk anak-anak dan orang dewasa. Jenis vaksin PCV13 diberikan pada anak usia di bawah dua tahun.

Sementara itu, jenis vaksin PPSV23 direkomendasikan untuk orang dewasa berusia 65 tahun ke atas. Pada orang yang merokok, imunisasi PCV jenis ini bisa diberikan saat ia berusia 19 tahun. 

Pemberian vaksin PCV pada bayi dan anak

Bagaimana anjuran dalam pemberian imunisasi pada anak? Badan kesehatan dunia atau WHO merekomendasikan bayi mendapat imunisasi PCV sebanyak 3 kali suntikan wajib dan dua suntikan booster atau pengulangan.

Jadwal pemberian imunisasi PCV yaitu dimulai saat bayi berusia 6 minggu, dengan jarak 4-8 minggu. Jadi bila bayi Anda diberikan imunisasi pada usia 6 minggu, vaksin berikutnya diberikan ketika ia berusia 10 dan 14 minggu (2, 4, 6 bulan). 

Pemberian imunisasi PCV biasanya bersamaan dengan vaksin pentavalen (DPT-HiB-HB) dan rotavirus. Imunisasi booster dilakukan ketika anak berusia 12-18 bulan, Anda bisa memilih di antara usia tersebut.

Biasanya imunisasi booster PCV diberikan bersamaan dengan vaksin campak (bila belum mendapatkan MMR di usia 15 bulan), dan suplemen vitamin A. Bila anak Anda terlambat mendapatkan vaksin PCV, tidak perlu mengulang dari awal, cukup lanjutkan sesuai usia si kecil. 

Sebagai contoh, bayi usia 6 bulan belum mendapat vaksin PCV, maka pemberian imunisasi PCV 1 dan 2 bisa dilakukan pada usia 7-11 bulan. Jarak antara 7-11 bulan minimal satu bulan. 

Sementara kalau bayi berusia 12 bulan belum menerima imunisasi PCV, vaksin PCV 1 dan 2 bisa dilakukan pada usia 12-23 bulan dengan jarak pemberian 2 bulan.

Bagaimana pemberian imunisasi PCV pada bayi prematur?

WHO menjelaskan bahwa bayi prematur tetap harus mendapatkan vaksin PCV. Pemberiannya dilihat dari usia kronologis atau ketika ia dilahirkan.

Untuk bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang beratnya kurang dari 1500 gram, imunisasi baru bisa didapatkan ketika si kecil mencapai usia kronologis 6-8 minggu. Namun, vaksin sudah bisa langsung diberikan bila berat bayi sudah lebih dari 2000 gram atau 2 kilogram. 

Imunisasi PCV direkomendasikan oleh IDAI dan Kementerian Kesehatan. Namun, saat ini vaksin pneumokokus masih termasuk ke dalam imunisasi pilihan bersama imunisasi MMR.

Apa itu imunisasi pilihan? Ini adalah jenis imunisasi yang belum diberikan secara gratis dan tidak diwajibkan oleh pemerintah.

Sementara untuk vaksin yang sifatnya wajib, yaitu imunisasi hepatitis B, DPT, polio, dan BCG. Untuk pemberian vaksin PCV, Anda bisa mendapatkannya di rumah sakit atau klinik kesehatan tertentu.

Adakah kondisi yang membuat seseorang perlu menunda vaksin PCV?

vaksin

Imunisasi memiliki banyak manfaat, tapi perlu diperhatikan kondisinya. Ada beberapa keadaan yang membuat anak perlu menunda pemberian imunisasi PCV, yaitu:

Memiliki reaksi alergi sangat parah

CDC tidak menyarankan pemberian vaksin PCV pada orang yang memiliki reaksi alergi sangat parah sampai mengancam nyawa. Pada kasus yang sangat jarang, orang yang memiliki alergi pada kandungan vaksin PCV akan diberikan alternatif lain oleh dokter untuk jenis obat lain. 

Reaksi alergi yang ditimbulkan seperti:

  • Kesulitan bernapas
  • Detak jantung berjalan cepat
  • Kelelahan sangat parah
  • Napas berbunyi

Sebelum diberikan vaksin, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter atau petugas medis lain tentang kondisi si kecil. Ini penting dilakukan agar penanganan disesuaikan dengan kondisi bayi.

Mengalami sakit ringan (tidak enak badan)

Bila anak Anda sedang mengalami sakit ringan, dokter atau petugas medis akan menyarankan untuk menunda pemberian vaksin PCV. kondisi sakit ringan ini seperti, demam, batuk, dan pilek. 

Pemberian imunisasi ketika kondisi anak tidak dalam keadaan sehat, membuat vaksin tidak bisa bekerja dengan maksimal. Anda bisa menjadwalkan imunisasi setelah anak dalam keadaan sehat.

Berapa harga vaksin PCV?

Imunisasi PCV adalah salah satu dari beberapa jenis vaksin tidak wajib dan tidak disubsidi dari pemerintah. Ini membuat harga imunisasi PCV cukup mahal dan membutuhkan dana lebih.

Bila dilihat dari berbagai situs rumah sakit, harga vaksin PCV berkisar Rp500 ribu sampai Rp800 ribuan tergantung dari jenis vaksin. Untuk jenis imunisasi PCV 10 sekitar Rp500 ribu, PCV 13 Rp700 ribu, dan PPSV 23 Rp341 ribu.

Harga vaksin PCV di atas hanya perkiraan, sehingga bisa berbeda sesuai klinik dan tempat pemberian imunisasi.

Adakah efek samping dari pemberian vaksin PCV?

anak diimunisasi

Seperti obat pada umumnya, termasuk vaksin, tentu ada efek samping yang ditimbulkan. Biasanya orang yang mendapatkan imunisasi ini hanya mengalami efek samping ringan dan tidak ada masalah serius. 

Beberapa efek samping dari imunisasi PCV yaitu:

  • Demam ringan (38 derajat celcius)
  • Kemerahan dan rasa sakit di area suntikan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sakit kepala
  • Rewel

Efek samping di atas biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu dua sampai tiga hari. Namun pada kasus yang sangat jarang terjadi, vaksin PCV bisa menyebabkan efek samping reaksi alergi parah, seperti:

  • Ruam
  • Sakit tenggorokan
  • Detak jantung cepat
  • Kesulitan bernapas

Namun reaksi alergi parah ini sangat jarang terjadi. Center for Disease Control and Prevention (CDC) jelaskan bahwa ini hanya terjadi 1 banding 1 juta pemberian imunisasi. 

Tidak perlu khawatir dengan efek samping yang ditimbulkan dari pemberian vaksin karena tidak membahayakan. Anak yang tidak diimunisasi justru lebih rawan terkena penyakit menular karena tubuhnya tidak terlindungi secara maksimal.

Kapan harus membawa anak ke dokter?

jenis vaksin bayi dan anak

Pada beberapa kasus yang sangat jarang terjadi, imunisasi PCV bisa menimbulkan efek pusing sampai pingsan. Untuk mengatasinya, minta si kecil untuk berbaring sekitar 15 menit sampai tubuhnya terasa membaik.

Anda harus segera menghubungi dokter ketika anak mengalami reaksi alergi parah yang menjadi efek samping bahaya. Terutama bila mengalami:

  • Sesak napas
  • Ruam di kulit sampai terasa terbakar
  • Detak jantung berdegup cepat
  • Tubuh dingin dan berkeringat
  • Hilang kesadaran

Ketika mengunjungi dokter untuk konsultasi, beritahu dokter bahwa si kecil baru mendapatkan vaksin PCV. Ini untuk memudahkan petugas medis dalam menangani anak sesuai kondisi.

Itulah tadi informasi dari daftar poker mengenai Vaksin PCV : Ketahui Manfaat, Jadwal, dan Efek Sampingnya oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Monday, July 20, 2020
no image

Berbagai Penyebab Bronkitis yang Perlu Anda Waspadai oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Berbagai Penyebab Bronkitis yang Perlu Anda Waspadai oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Penyakit bronkitis merupakan peradangan pada saluran pernapasan yang membawa udara dari dan menuju paru-paru. Bronkitis dapat bersifat akut atau kronis, yang bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mengetahui penyebabnya secara pasti dapat membantu Anda mendapatkan pengobatan bronkitis yang tepat dan terhindar dari komplikasi bronkitis. Simak ulasan tentang apa penyebab penyakit bronkitis di bawah ini.

Apa penyebab penyakit bronkitis?

Jika Anda mengidap penyakit bronkitis, sel-sel yang melapisi bronkus menjadi terinfeksi. Infeksi biasanya dimulai di hidung atau tenggorokan, kemudian berlanjut ke saluran bronkial.

Ketika tubuh mencoba melawan infeksi, tabung bronkial akan membengkak. Inilah yang kemudian menyebabkan Anda batuk berdahak, atau terkadang batuk kering.

Pembengkakan itu kemudian mempersempit saluran pernapasan Anda. Akibatnya, aliran udara jadi terhambat. Akhirnya, muncullah gejala bronkitis, seperti mengi (napas berbunyi ngik-ngik), sesak dada, dan sesak napas.

Penyebab bronkitis dapat dijelaskan berdasarkan jenisnya, yaitu akut dan kronis. Simak penjelasannya berikut ini.

Bronkitis akut

Bronkitis akut merupakan peradangan pada selaput saluran bronkial yang terjadi dalam waktu singkat. Penyebab bronkitis ini biasanya terjadi karena infeksi virus dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Penyakit bronkitis akut biasanya jarang disebabkan oleh infeksi bakteri. Virus yang umumnya menyebabkan bronkitis akut adalah:

  • Rhinovirus
  • Enterovirus
  • Influenza A dan B
  • Parainfluenza
  • Coronavirus
  • Metapneumovirus manusia
  • Virus syncytial pernapasan

Sekitar 95% bronkitis akut pada orang dewasa sehat berasal dari virus. Namun, beberapa kasus bronkitis menunjukkan bahwa alergi, iritasi, dan bakteri juga bisa menjadi penyebabnya. Iritasi yang dimaksud biasanya terjadi karena menghirup asap, udara tercemar, debu, dan lainya.

Dikutip dari American Family Physician, hanya 1-10% kasus bronkitis akut disebabkan oleh bakteri. Meski langka, berikut adalah jenis-jenis bakteri yang menjadi penyebab penyakit bronkitis akut:

  • Mycoplasma pneumoniae
  • Chlamydophila pneumoniae
  • Bordetella pertussis  

Bronkitis akut merupakan penyakit menular. Itu sebabnya, setiap kali Anda mulai batuk, penting untuk menutup hidung dan mulut Anda dengan siku atau sapu tangan, alias menjalankan etika batuk.

Anda juga sebaiknya menghindari memegang wajah serta rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer berbahan dasar alkohol. Hal ini lantaran virus dan bakteri penyebab bronkitis akut dapat menyebar melalui sentuhan (seperti jabat tangan) serta dengan mencemari udara yang dihirup orang lain.

Bronkitis kronis

gejala bronkitis kronis adalah

Kebalikan dari akut, bronkitis kronis merupakan peradangan yang berlangsung lebih dari 3 bulan dalam kurun waktu 2 tahun. Kondisi ini dapat berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Peradangan terus terjadi dan menyebabkan munculnya lendir, sel-sel yang meradang, dan saluran yang menyempit atau kaku.

Hal itu membuat Anda sulit bernapas. Bronkitis kronis sering dianggap menjadi bagian dari kondisi serius yang disebut penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). 

Ada banyak penyebab bronkitis kronis, tetapi penyebab paling utama adalah paparan asap rokok, baik merokok aktif atau pun pasif. Iritasi yang Anda hirup ke saluran pernapasan, seperti kabut asap, polusi industri, dan bahan kimia beracun juga dapat menyebabkan bronkitis kronis.

Apa saja faktor risiko penyebab bronkitis?

Faktor-faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko Anda terkena bronkitis:

1. Merokok

dampak merokok pada sakit PPOK

Orang yang merokok atau tinggal berdekatan dengan perokok mempunyai risiko lebih tinggi untuk memiliki kena bronkitis akut ataupun kronis. Merokok memang jadi penyebab bronkitis yang paling sering. Namun, bronkitis juga bisa saja terjadi pada mereka yang tidak merokok

Dikutip dari US department of Health and Human Services, wanita yang merokok mungkin lebih berisiko terkena bronkitis daripada pria perokok. Mereka yang berusia lebih tua dan sering terkena asap rokok juga memiliki risiko tinggi terkena bronkitis.

Jurnal yang diterbitkan oleh Respiratory Medicine menyebutkan bahwa sebanyak 50% perokok menunjukkan gejala bronkitis kronis. Satu dari lima di antaranya terkena PPOK. Pada orang yang berhenti merokok, risiko penyebab bronkitis kronis dan PPOK dapat menurun dalam 10 tahun, hingga seperti orang yang tidak merokok.

2. Mengonsumsi alkohol

Selain merokok, faktor lain yang dapat menjadi penyebab bronkitis adalah mengonsumsi alkohol. Minum alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan risiko Anda terkena bronkitis dan merusak fungsi paru-paru secara umum.

Penyalahgunaan alkohol juga dapat meningkatkan risiko dua kali lipat Anda terkena bronkitis.

Menguak Segudang Efek Buruk Alkohol Pada Tubuh

3. Status sosial ekonomi yang rendah

Jurnal yang dipublikasikan US Department of Health and Human Services menyebutkan bronkitis dan batuk yang tak kunjung sembuh sangat berkaitan dengan merokok, konsumsi alkohol, dan status sosial ekonomi yang buruk.

Sementara itu, European Respiratory Journal juga pernah menerbitkan penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan terhadap risiko terkena bronkitis. Penelitian itu menyebutkan bahwa tingkat pendidikan yang lebih rendah menciptakan peningkatan risiko terkena bronkitis kronis.

Efek kemiskinan yang memengaruhi status gizi juga terbukti meningkatkan risiko terhadap infeksi dan perkembangan penyakit paru-paru, termasuk, bronkitis, pada bayi dan anak-anak. 

4. Sistem kekebalan tubuh lemah

Sistem kekebalan tubuh yang lemah mungkin disebabkan oleh penyakit akut lainnya, seperti pilek atau kondisi kronis yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda. Orang lanjut usia, bayi, dan anak kecil berisiko lebih tinggi untuk mengalami infeksi, termasuk bronkitis.

American Lung Association menyebut bahwa sistem kekebalan tubuh Anda dapat mengatasi infeksi yang menyebabkan bronkitis. Namun, sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kondisi akut lainnya dapat menghambat proses alami tersebut.

5. Lingkungan dengan kualitas udara yang buruk

Dampak dari polusi udara pada kebahagiaan

Anda memiliki risiko yang lebih besar kena bronkitis jika bekerja pada lingkungan yang dapat mengiritasi paru-paru Anda, seperti pengolahan biji-bijian, tekstil, atau zat kimia lainnya.

Menghirup hidrogen sulfida dapat memengaruhi pernapasan bagian bawah dengan menimbulkan gejala berupa batuk, sesak napas, hingga perdarahan bronkial atau paru-paru. Pada konsentrasi yang lebih tinggi, bahan kimia tersebut dapat menyebabkan bronkitis dan penumpukan cairan di paru-paru.

Penelitian di Finlandia yang dijabarkan Respiratory Medicine menyebutkan bahwa bronkitis kronis tiga kali lebih banyak terjadi pada petani, meski mereka tidak terlalu ketergantungan terhadap merokok. Angka kejadian bronkitis kronis juga lebih tinggi pada orang-orang yang bekerja di peternakan hewan daripada di peternakan gandum.

6. Refluks asam lambung

Tak hanya masalah pernapasan, sakit perut akibat refluks asam lambung juga bisa mengiritasi tenggorokan dan membuat Anda lebih berisiko terserang bronkitis. Penyakit GERD juga bisa menjadi salah satu penyebab bronkitis akut ketika asam lambung masuk ke saluran pernapasan.

Segera konsultasikan diri Anda jika mengalami batuk yang tak kunjung membaik selama lebih dari dua minggu dan merasakan adanya cairan pahit di dalam mulut Anda. Gejala tersebut mungkin pertanda Anda mengalami GERD.

7. Tidak melakukan vaksin

Virus influenza merupakan penyebab utama bronkitis akut. Oleh karena itu, mendapatkan vaksin flu tahunan membantu Anda terhindar dari virus tersebut. Beberapa vaksin yang dapat melindungi Anda dari pneumonia mungkin juga membantu pencegahan bronkitis.

Vaksin flu dan vaksin pneumonia direkomendasikan terutama untuk orang dewasa berusia lebih dari 65 tahun, anak-anak berusia di bawah 2 tahun, wanita hamil, serta penghuni perawatan kesehatan jangka panjang.

Itulah tadi informasi dari idn poker mengenai Berbagai Penyebab Bronkitis yang Perlu Anda Waspadai oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Thursday, July 16, 2020
no image

Bagaimana Cara Mengobati Bronkitis dengan Madu? oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Bagaimana Cara Mengobati Bronkitis dengan Madu? oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Ketika Anda didiagnosis bronkitis, Anda punya beberapa pilihan pengobatan untuk mengatasinya. Beberapa bahan alami pun disebut bisa meredakan gejala bronkitis, salah satunya madu. Bagaimana cara mengobati gejala bronkitis dengan madu? Benarkah ampuh? Simak ulasannya berikut ini.

Bagaimana cara mengobati bronkitis dengan madu?

Teknik batuk efektif

Gejala paling utama dari bronkitis, entah akut atau kronis, adalah batuk. Bronkitis akut menyebabkan batuk yang tak kunjung sembuh hingga lebih dari tiga minggu. Sementara itu, bronkitis kronis menyebabkan batuk yang terjadi terus menerus setiap hari, hingga tiga bulan lamanya.

Pada bronkitis akut, pengobatan medis disebut tidak sepenuhnya efektif mengatasi kondisinya. Sering kali, bronkitis akut sembuh dengan sendirinya. Hal ini lantaran bronkitis akut sering kali disebabkan oleh virus.

Oleh karena itu, banyak orang yang mencari alternatif lain untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat gejalanya. Salah satu cara mengobati gejala yang ditimbulkan dari bronkitis adalah dengan minum madu. 

Madu telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional. Selain mengandung karbohidrat fruktosa dan glukosa sebagai komponen utamanya, madu mengandung banyak zat bermanfaat yang bersifat antimikroba, antioksidan, antivirus, antiparasit, antiperadangan, antimutagenik, hingga antikanker. 

Mengenal keampuhan madu untuk meredakan batuk saat bronkitis

Dikutip dari situs layanan kesehatan masyarakat di Britania Raya, National Health Service (NHS), cara mengobati gejala infeksi saluran pernapasan atas, termasuk bronkitis, dengan madu terbukti efektif. Hal ini juga berlaku bagi batuk yang sering dan parah.

Madu sebagai obat batuk alami untuk anak

Mayo Clinic menyebutkan minum teh atau air lemon hangat yang dicampur dengan madu adalah cara  yang dipercaya ampuh untuk meredakan sakit tenggorokan. Namun, madu yang diminum langsung juga bisa menjadi penekan batuk yang efektif. 

Sementara itu, Cleveland Clinic menyebutkan teh dengan madu adalah obat klasik lama untuk mengobati pilek. Namun, obat alami itu tidak banyak membantu membersihkan batuk Anda, tetapi dapat meredakan sakit tenggorokan yang sering menyertainya. 

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa madu adalah cara yang lebih efektif untuk mengobati batuk, yang merupakan gejala utama bronkitis, dibandingkan obat seperti dextromethorphan dan diphenhydramine. Penelitian tersebut dilakukan pada anak-anak dan orangtua. 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan National Library of Medicine menunjukkan bahwa minum madu sebanyak 2,5 ml sebelum tidur memiliki efek yang lebih meringankan batuk. Namun, penelitian ini berfokus pada batuk yang menjadi infeksi pernapasan atas.

Pedoman dari National Institute for Health and Care Excellence (NICE) dan Public Health England (PHE) menyebutkan madu baik dikonsumsi untuk orang dewasa dan anak-anak di atas 5 tahun. Terlepas dari cara mengobati gejala bronkitis dengan madu, penting untuk dicatat bahwa bahan alami itu tidak aman untuk anak berusia di bawah satu tahun. Madu mungkin saja mengandung bakteri Clostridium botulinum, yang dapat menyebabkan infeksi serius pada bayi.

Selain madu, apa saja bahan alami yang bisa mengatasi gejala bronkitis?

Bronkitis merupakan kondisi yang dapat mengganggu aktivitas Anda karena menyebabkan batuk berminggu-minggu, bahkan setelah infeksinya hilang. Oleh karena itu, Anda perlu mengambil langkah cepat. 

Batuk menerus

Selain dengan madu, ada beberapa cara atau bahan alami lain yang juga bisa Anda coba untuk meredakan sekaligus mengobati gejala batuk akibat bronkitis. Beberapa di antaranya, yaitu:

  • Nanas untuk meredakan batuk berdahak
  • Jahe untuk menenangkan saluran pernapasan yang meradang
  • Bawang putih untuk menghambat virus penyebab bronkitis
  • Kunyit untuk mengatasi iritasi dan meningkatkan daya tahan tubuh

Pengobatan bronkitis, baik medis atau pun non-medis, bertujuan untuk meredakan gejala, mencegah komplikasi bronkitis, hingga memperlambat berkembangnya penyakit. Meski begitu, pastikan Anda tidak menggunakan madu atau dengan bahan alami lainnya sebagai cara utama dan satu-satunya untuk mengobati bronikitis.

Konsultasikanlah ke dokter mengenai pengobatan yang tepat, termasuk jika Anda memutuskan untuk menggunakan madu atau bahan alami lainnya untuk meredakan gejala bronkitis.

Itulah tadi informasi mengenai Bagaimana Cara Mengobati Bronkitis dengan Madu? oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Wednesday, July 15, 2020
no image

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Apakah Anda merasa puas pada pekerjaan yang sedang Anda kerjakan saat ini? Jika tidak puas dengan pekerjaan, maka Anda harus waspada dan memerhatikan kesehatan Anda. Sebab rasa ketidakpuasan tersebut bisa membahayakan kesehatan Anda tanpa Anda sadari. Bagaimana bisa?

Rasa tidak puas dengan pekerjaan bisa membahayakan kesehatan di kemudian hari

Sebuah studi menyatakan bahwa tidak puas dengan pekerjaan pertama Anda bisa membahayakan kesehatan Anda di usia yang akan datang. Pernyataan ini datang dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Ohio State University.

Dalam penelitian ini para ahli mengumpulkan pendapat dan data dari sebanyak 6.400 pekerja pria maupun wanita dengan rentang usia antara 25 hingga 39 tahun. Semua peserta penelitian diberi pertanyaan terkait pekerjaannya ketika mereka berumur 20 tahunan. Peserta diminta menilai terkait rasa kepuasannya terhadap pekerjaan yang ia lakukan saat itu.

Lalu pada akhir penelitian terdapat empat kelompok pekerja, yaitu 45% menyatakan tidak puas dengan pekerjaan, 15% puas, 23% merasa kepuasannya semakin menurun seiring dengan berjalannya waktu, dan 17% lainnya merasa pekerjaan yang dilakukan sekarang ini dapat memuaskan mereka.

Selain itu, diketahui juga bahwa kelompok pekerja yang memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap pekerjaannya, ternyata cenderung mengalami depresi, masalah tidur, serta gangguan kecemasan. Hal ini menyebabkan mereka rentan terserang berbagai penyakit lain akibat gangguan kesehatan mental yang dialami.

Mengapa tidak puas dengan pekerjaan bisa berbahaya pada kesehatan kelak?

Sebenarnya hal ini lebih berkaitan dengan kesehatan mental Anda. rasa tidak puas dengan pekerjaan muncul akibat berbagai hal yang kemudian menyebabkan Anda mengalami tekanan dan stres. Apabila stres tidak diatasi dan direspon dengan baik, bukan tidak mungkin hal tersebut semakin memperburuk kesehatan Anda.

Beberapa gangguan kesehatan yang mungkin belum Anda sadari akibat rasa tidak puas dengan pekerjaan, seperti gangguan tidur, sering merasa sakit kepala, timbul rasa lelah, perut sakit, dan otot-otot tubuh terasa sakit. Hal tersebut adalah gejala yang paling sering terjadi jika seseorang merasa stres dan depresi.

Belum lagi stres dan depresi bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan nafsu makan atau bahkan sebaliknya, merusak suasana hati, dan menurunkan motivasi untuk berolahraga. Pada akhirnya, Anda akan menerapkan pola hidup yang tidak sehat dan berisiko tinggi untuk terkena penyakit kronis, seperti penyakit jantung koroner, stroke, serangan jantung, dan diabetes mellitus

Bagaimana cara menghindari penyakit akibat pekerjaan?

Semua pekerjaan pasti memiliki tekanan dan tuntutan masing-masing, oleh karena itu stres sudah pasti Anda alami. Namun, hal yang terpenting adalah bagaimana mengatasi dan merespon stres tersebut sehingga tidak berlarut-larut dan menimbulkan masalah. Berikut adalah tips untuk mengatasi stres akibat pekerjaan:

  • Ketahui apa yang menyebabkan Anda tertekan. Jika memang Anda merasa pekerjaan yang sedang dijalani saat ini tidak cocok dengan Anda, maka bicarakan hal tersebut dengan atasan Anda.
  • Berusaha untuk merespon stres dengan cara yang sehat. Banyak orang yang menjadikan makanan pelarian dari tekanan yang sedang dihadapinya. Bahkan yang terburuk adalah menjadikan rokok atau minuman beralkohol sebagai pelarian. Tentu ini tidak sehat. Jika memang Anda butuh hal untuk mengalihkan perhatian Anda, maka Anda bisa melakukan hal-hal positif lain sesuai dengan kegemaran Anda.
  • Sisihkan waktu untuk diri Anda sendiri. Anda memerlukan waktu untuk membuat diri nyaman, tenang, dan rileks. Jika tak bisa mengambil waktu cuti, Anda bisa kok berusaha menyisihkan waktu sewaktu akhir pekan atau sekadar saat pulang kerja. Pastikan tugas dari kantor sudah selesai dan Anda bisa mematikan gadget Anda agar tidak terganggu saat menghabiskan waktu sendiri.

Itulah tadi informasi dari judi online mengenai Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Saturday, July 11, 2020
no image

Segudang Manfaat yang Ditawarkan dari Memelihara Ikan oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Segudang Manfaat yang Ditawarkan dari Memelihara Ikan oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sudah bukan rahasia umum lagi jika merawat binatang mendatangkan manfaat bagi kesehatan. Bagi kebanyakan orang mungkin lebih senang memelihara anjing atau kucing karena dapat diajak berinteraksi. Selain kedua hewan tersebut, ternyata ikan juga cukup populer. Lantas, manfaat apa yang ditawarkan dari memelihara ikan?

Manfaat memelihara ikan

Ikan termasuk binatang peliharaan yang cukup populer karena memiliki sisik yang berwarna cerah hingga perawatannya yang cukup mudah. Bahkan, bagi mereka yang menderita alergi hewan, ikan adalah alternatif yang paling baik. 

Bagi Anda yang ingin mulai memelihara ikan, sebaiknya kenali dahulu apa saja manfaat dari binatang air ini untuk kesehatan. 

1. Mengurangi tingkat stres

memelihara ikan

Salah satu manfaat yang ditawarkan dari memelihara ikan, terutama ikan hias, adalah mengurangi tingkat stres. Hal ini telah dibuktikan lewat penelitian yang telah dipublikasi di PLoS one. 

Umumnya, sebagian besar penelitian telah menunjukkan manfaat dari interaksi dan kontak fisik antar manusia dan hewan, seperti anjing dan kucing.

Maka itu, peneliti mencoba mencari tahu apakah ada keistimewaan dari pelihara ikan mengingat tidak melibatkan kontak fisik sama sekali. 

Di dalam penelitian tersebut dilakukan pencarian secara sistematis. Semua bentuk interaksi terhadap ikan dipertimbangkan. Mulai dari memelihara ikan di akuarium pribadi, melihat ikan di akuarium umum, hingga menontonnya di video. 

Setelah 19 studi dilakukan, enam diantaranya menunjukkan bahwa melihat ikan di akuarium membantu mengurangi stres dan rasa cemas. Hal ini terlihat ketika beberapa peserta diminta untuk melihat ikan, baik di dalam video maupun akuarium. 

Detak jantung dan tekanan darah yang menjadi tolak ukur tingkat stres ternyata menurun. Maka dari itu, peneliti menyimpulkan bahwa manfaat dari pelihara ikan dapat membantu menurunkan kadar stres pemiliknya. 

2. Membantu mengelola penyakit diabetes

diabetes tipe 1 pada anak

Tahukah Anda bahwa memelihara ikan dapat membantu beberapa remaja mengelola penyakit diabetes? Dilansir dari News in Health, sebuah penelitian memperlihatkan bahwa merawat ikan dapat membantu remaja penyandang diabetes mengelola penyakit mereka.

Sekelompok remaja yang mengalami diabetes tipe 1 ini diminta untuk memberi makan dan memeriksan kadar air akuarium yang berisi ikan. Lalu, peserta juga melakukan perawatan rutin, seperti mengganti tangki air setiap minggu.  

Di saat yang sama, orangtua dari remaja tersebut juga diajak untuk memperhatikan kadar gula darah mereka. Hasilnya, remaja yang rajin merawat ikan mereka cenderung lebih disiplin memeriksa glukosa darah mereka sendiri dibandingkan remaja yang tidak memelihara ikan. 

Manfaat memelihara ikan yang satu ini cukup baik agar remaja rutin memeriksakan diri secara mandiri seiring dengan merawat hewan peliharaan. 

3. Membantu menenangkan pikiran

Selain mengurangi stres, manfaat memelihara ikan juga dapat membantu Anda menenangkan pikiran. Salah satu suara dari lingkungan sekitar yang kebanyakan orang nilai cukup menenangkan adalah suara air mengalir. Ada jenis musik lainnya yang membuat pikiran rileks, seperti suara ombak laut, badai hujan, dan suara sungai. 

Keistimewaan dari suara air mengalir ini ternyata yang membuat sebagian orang justru senang memancing ikan di sungai. Bukan karena menangkap ikan, melainkan mereka dapat menikmati suara dan keindahan alam di sekitar. 

Sementara itu, bagi mereka yang memelihara ikan di akuarium mungkin lebih senang membawa efek yang menenangkan ke rumah. Pasalnya, setelah akuarium diberikan hiasan dengan batu dan tanaman, menonton ikan berenang juga mengurangi tingkat stres dan rasa cemas. 

Selain itu, suara gemericik gelembung dari tangki, warna ikan, dan latar belakang akuarium juga menambah efek terapi. Tidak heran jika akuarium ikan sering terlihat di ruang tunggu praktik dokter agar pasiennya lebih tenang sebelum masuk ke ruang konsultasi. 

4. Baik untuk perkembangan anak

manfaat memelihara ikan

Memelihara ikan di akuarium tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan orang dewasa, melainkan juga baik untuk perkembangan anak. Selain mengurangi rasa cemas dan menenangkan anak, ikan juga membantu anak belajar tanggung jawab, alam, dan kreativitas mereka. 

Terlebih lagi, ikan merupakan hewan bebas alergi yang baik untuk anak, sehingga mereka dapat belajar bertanggung jawab. Mulai dari mengawasi hingga membantu memberi makan dan perawatan lainnya. 

Imajinasi anak pun dapat dikembangkan ketika mereka ikut membangun ‘taman bermain’ ikan dan meletakkan tumbuhan di akuarium. Saat mereka berhasil menyelesaikan tugas ketika memelihara ikan, kepercayaan diri anak pun meningkat. 

Manfaat memelihara ikan untuk juga membantu anak mengasah keterampilan sosial karena ikan dapat menjadi topik percakapan baru di antara teman-temannya. 

Tips memelihara ikan dengan baik

manfaat memelihara ikan

Walaupun memelihara ikan tidak menimbulkan alergi seperti halnya anjing dan kucing, hewan air ini ternyata bisa menyebabkan sejumlah penyakit. Mulai dari menularkan bakteri salmonella hingga streptococcus iniae yang dapat menginfeksi kulit. 

Maka dari itu, agar Anda dapat memaksimalkan manfaat dari memelihara ikan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar terhindar dari penyakit. 

  • Mencari tahu jenis ikan yang cocok dengan anggota keluarga lainnya.
  • Tidak membiarkan anak berusia di bawah 5 tahun merawat ikan sendirian.
  • Selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah memberi makan.
  • Menggunakan sarung tangan ketika memberi makan ikan jika tangannya terluka.
  • Hindari membersihkan akuarium di dekat orang dengan sistem imun lemah.

Manfaat yang ditawarkan dari memelihara ikan memang baik bagi kesehatan. Namun, jangan lupa untuk menjaga kebersihan diri agar tidak tertular penyakit yang dapat dibawa hewan, ya!

Itulah tadi informasi mengenai Segudang Manfaat yang Ditawarkan dari Memelihara Ikan oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Quick Message
Press Esc to close