Breaking News
Loading...

New Design

Gallery

Post By Leable List

Recent Post

Saturday, July 11, 2020
no image

Segudang Manfaat yang Ditawarkan dari Memelihara Ikan oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Segudang Manfaat yang Ditawarkan dari Memelihara Ikan oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sudah bukan rahasia umum lagi jika merawat binatang mendatangkan manfaat bagi kesehatan. Bagi kebanyakan orang mungkin lebih senang memelihara anjing atau kucing karena dapat diajak berinteraksi. Selain kedua hewan tersebut, ternyata ikan juga cukup populer. Lantas, manfaat apa yang ditawarkan dari memelihara ikan?

Manfaat memelihara ikan

Ikan termasuk binatang peliharaan yang cukup populer karena memiliki sisik yang berwarna cerah hingga perawatannya yang cukup mudah. Bahkan, bagi mereka yang menderita alergi hewan, ikan adalah alternatif yang paling baik. 

Bagi Anda yang ingin mulai memelihara ikan, sebaiknya kenali dahulu apa saja manfaat dari binatang air ini untuk kesehatan. 

1. Mengurangi tingkat stres

memelihara ikan

Salah satu manfaat yang ditawarkan dari memelihara ikan, terutama ikan hias, adalah mengurangi tingkat stres. Hal ini telah dibuktikan lewat penelitian yang telah dipublikasi di PLoS one. 

Umumnya, sebagian besar penelitian telah menunjukkan manfaat dari interaksi dan kontak fisik antar manusia dan hewan, seperti anjing dan kucing.

Maka itu, peneliti mencoba mencari tahu apakah ada keistimewaan dari pelihara ikan mengingat tidak melibatkan kontak fisik sama sekali. 

Di dalam penelitian tersebut dilakukan pencarian secara sistematis. Semua bentuk interaksi terhadap ikan dipertimbangkan. Mulai dari memelihara ikan di akuarium pribadi, melihat ikan di akuarium umum, hingga menontonnya di video. 

Setelah 19 studi dilakukan, enam diantaranya menunjukkan bahwa melihat ikan di akuarium membantu mengurangi stres dan rasa cemas. Hal ini terlihat ketika beberapa peserta diminta untuk melihat ikan, baik di dalam video maupun akuarium. 

Detak jantung dan tekanan darah yang menjadi tolak ukur tingkat stres ternyata menurun. Maka dari itu, peneliti menyimpulkan bahwa manfaat dari pelihara ikan dapat membantu menurunkan kadar stres pemiliknya. 

2. Membantu mengelola penyakit diabetes

diabetes tipe 1 pada anak

Tahukah Anda bahwa memelihara ikan dapat membantu beberapa remaja mengelola penyakit diabetes? Dilansir dari News in Health, sebuah penelitian memperlihatkan bahwa merawat ikan dapat membantu remaja penyandang diabetes mengelola penyakit mereka.

Sekelompok remaja yang mengalami diabetes tipe 1 ini diminta untuk memberi makan dan memeriksan kadar air akuarium yang berisi ikan. Lalu, peserta juga melakukan perawatan rutin, seperti mengganti tangki air setiap minggu.  

Di saat yang sama, orangtua dari remaja tersebut juga diajak untuk memperhatikan kadar gula darah mereka. Hasilnya, remaja yang rajin merawat ikan mereka cenderung lebih disiplin memeriksa glukosa darah mereka sendiri dibandingkan remaja yang tidak memelihara ikan. 

Manfaat memelihara ikan yang satu ini cukup baik agar remaja rutin memeriksakan diri secara mandiri seiring dengan merawat hewan peliharaan. 

3. Membantu menenangkan pikiran

Selain mengurangi stres, manfaat memelihara ikan juga dapat membantu Anda menenangkan pikiran. Salah satu suara dari lingkungan sekitar yang kebanyakan orang nilai cukup menenangkan adalah suara air mengalir. Ada jenis musik lainnya yang membuat pikiran rileks, seperti suara ombak laut, badai hujan, dan suara sungai. 

Keistimewaan dari suara air mengalir ini ternyata yang membuat sebagian orang justru senang memancing ikan di sungai. Bukan karena menangkap ikan, melainkan mereka dapat menikmati suara dan keindahan alam di sekitar. 

Sementara itu, bagi mereka yang memelihara ikan di akuarium mungkin lebih senang membawa efek yang menenangkan ke rumah. Pasalnya, setelah akuarium diberikan hiasan dengan batu dan tanaman, menonton ikan berenang juga mengurangi tingkat stres dan rasa cemas. 

Selain itu, suara gemericik gelembung dari tangki, warna ikan, dan latar belakang akuarium juga menambah efek terapi. Tidak heran jika akuarium ikan sering terlihat di ruang tunggu praktik dokter agar pasiennya lebih tenang sebelum masuk ke ruang konsultasi. 

4. Baik untuk perkembangan anak

manfaat memelihara ikan

Memelihara ikan di akuarium tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan orang dewasa, melainkan juga baik untuk perkembangan anak. Selain mengurangi rasa cemas dan menenangkan anak, ikan juga membantu anak belajar tanggung jawab, alam, dan kreativitas mereka. 

Terlebih lagi, ikan merupakan hewan bebas alergi yang baik untuk anak, sehingga mereka dapat belajar bertanggung jawab. Mulai dari mengawasi hingga membantu memberi makan dan perawatan lainnya. 

Imajinasi anak pun dapat dikembangkan ketika mereka ikut membangun ‘taman bermain’ ikan dan meletakkan tumbuhan di akuarium. Saat mereka berhasil menyelesaikan tugas ketika memelihara ikan, kepercayaan diri anak pun meningkat. 

Manfaat memelihara ikan untuk juga membantu anak mengasah keterampilan sosial karena ikan dapat menjadi topik percakapan baru di antara teman-temannya. 

Tips memelihara ikan dengan baik

manfaat memelihara ikan

Walaupun memelihara ikan tidak menimbulkan alergi seperti halnya anjing dan kucing, hewan air ini ternyata bisa menyebabkan sejumlah penyakit. Mulai dari menularkan bakteri salmonella hingga streptococcus iniae yang dapat menginfeksi kulit. 

Maka dari itu, agar Anda dapat memaksimalkan manfaat dari memelihara ikan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar terhindar dari penyakit. 

  • Mencari tahu jenis ikan yang cocok dengan anggota keluarga lainnya.
  • Tidak membiarkan anak berusia di bawah 5 tahun merawat ikan sendirian.
  • Selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah memberi makan.
  • Menggunakan sarung tangan ketika memberi makan ikan jika tangannya terluka.
  • Hindari membersihkan akuarium di dekat orang dengan sistem imun lemah.

Manfaat yang ditawarkan dari memelihara ikan memang baik bagi kesehatan. Namun, jangan lupa untuk menjaga kebersihan diri agar tidak tertular penyakit yang dapat dibawa hewan, ya!

Itulah tadi informasi mengenai Segudang Manfaat yang Ditawarkan dari Memelihara Ikan oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Monday, July 6, 2020
no image

Manfaat dan Efek Samping Jahe untuk Ibu Hamil oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Manfaat dan Efek Samping Jahe untuk Ibu Hamil oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Jahe sudah sejak lama dikenal sebagai obat tradisional untuk mengatasi mual dan muntah. Ini sebabnya jahe kerap dikonsumsi untuk meredakan morning sickness pada ibu hamil. Kandungan aktif di dalamnya diyakini bisa meredakan gangguan pencernaan sehingga kehamilan terasa lebih nyaman.

Meski bermanfaat, pemberian jahe untuk ibu hamil sebetulnya tak boleh sembarangan. Konsumsi jahe secara berlebihan justru dapat menimbulkan efek samping terhadap ibu dan janin. Simak informasi berikut untuk mengetahui manfaat jahe bagi ibu hamil dan aturan mengonsumsinya.

Manfaat jahe selama kehamilan

Jahe adalah salah satu herba yang paling menyehatkan, sebab zat gizi dan senyawa aktif di dalamnya memberikan manfaat tersendiri bagi kesehatan. Selain itu, jahe juga relatif aman dikonsumsi semua orang, termasuk ibu hamil dengan segala keluhannya.

Secara umum, berikut manfaat yang akan diperoleh ibu hamil dari mengonsumsi jahe:

1. Meredakan gejala morning sickness

Morning sickness merupakan salah satu keluhan umum pada ibu hamil, terutama pada trimester awal kehamilan. Kondisi ini ditandai dengan mual dan muntah yang kadang bertambah parah akibat bau, makanan tertentu, panas, dan lain-lain.

Jahe mengandung dua zat aktif yang disebut gingerol dan shogaol. Keduanya bekerja pada reseptor sistem pencernaan dan membantu mempercepat pengosongan lambung. Dengan mengosongkan lambung, rasa mual akan berangsur hilang.

Manfaat ini sebelumnya pernah dibuktikan oleh sejumlah studi dalam Nutrition Journal. Pemberian suplemen jahe sebanyak 1,1-1,5 gram untuk ibu hamil ternyata dapat mengurangi mual secara drastis, tapi mereka tidak menyebutkan efeknya pada muntah.

2. Meredakan nyeri otot dan perut

Ibu hamil biasanya mengeluhkan nyeri otot akibat lonjakan hormon dan perubahan pada tubuhnya. Selain nyeri, Anda mungkin juga mengalami kram paha dan bokong selama hamil. Meskipun wajar, kondisi ini tentu membuat kehamilan terasa tidak nyaman.

Untungnya, jahe bisa meredakan nyeri otot karena mengandung senyawa antiperadangan. Senyawa ini memang tidak langsung menghilangkan titik pusat nyeri, tapi setidaknya bisa mengurangi sakit perut selama hamil.

Pada sebuah penelitian dalam jurnal Phytotherapy Research, konsumsi dua gram jahe selama 11 hari terbukti mengurangi nyeri akibat olahraga. Meski bukan disebabkan oleh kehamilan, senyawa antiradang dalam jahe mungkin tetap bermanfaat bagi ibu hamil.

3. Melancarkan pencernaan

Konsumsi jahe juga bermanfaat untuk kelancaran pencernaan ibu hamil. Selama mengandung, ibu hamil rentan mengalami heartburn dan asam lambung naik. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh perubahan hormon atau tekanan kepala janin pada perut ibu.

Senyawa gingerol dan shogaol pada jahe membantu mempercepat pencernaan dalam lambung. Dengan begitu, lambung akan lebih cepat kosong sehingga mengurangi kemungkinan asam lambung naik menuju kerongkongan.

Pada sebuah studi dalam World Journal of Gastroenterology, konsumsi jahe secara rutin dapat mempercepat pengosongan lambung hingga empat menit. Ini berarti makanan yang ada dalam lambung akan bergerak lebih cepat menuju tahap pencernaan selanjutnya.

Efek samping jahe bagi ibu hamil

jahe untuk obat batuk berdahak

Berbeda dengan obat-obatan, tidak ada patokan dosis pasti bagi ibu hamil yang ingin mengonsumsi jahe. Namun, para ahli menyarankan agar ibu hamil tidak mengonsumsi lebih dari 1.000 miligram jahe dalam sehari.

Jumlah tersebut setara dengan empat cangkir teh jahe instan. Jika Anda suka membuat teh atau sup jahe sendiri, batas amannya kira-kira setara dengan satu sendok teh jahe parut yang sudah dikeringkan.

Tidak ada bukti ilmiah bahwa pemberian jahe untuk ibu hamil meningkatkan risiko bayi lahir prematur, keguguran, atau komplikasi lainnya. Akan tetapi, konsumsi jahe dekat dengan waktu persalinan dikhawatirkan akan meningkatkan risiko perdarahan.

Konsumsi jahe secara berlebihan juga dapat memicu sejumlah efek samping. Mengacu beberapa penelitian sebelumnya, efek samping tersebut antara lain:

  • sakit kepala dan pusing
  • rasa tidak nyaman atau terbakar pada perut
  • mengantuk dan lesu
  • heartburn
  • diare

Apabila Anda mengalami gejala tersebut setelah makan sesuatu yang menggunakan jahe, berarti Anda perlu mengurangi jumlahnya. Batasi asupannya agar tidak melebihi 1.000 miligram sehari dan jangan dikonsumsi terus-menerus.

Jika Anda ingin mengonsumsi jahe selama kehamilan, sebaiknya pilihlah dari sumber yang lebih ‘aman’ seperti jahe segar dalam masakan atau teh jahe. Jangan meminum suplemen jahe sembarangan, apalagi tanpa sepengetahuan dokter. Pasalnya, dosis suplemen biasanya besar sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan.

Itulah tadi informasi mengenai Manfaat dan Efek Samping Jahe untuk Ibu Hamil oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Wednesday, July 1, 2020
no image

Apakah Mungkin Kondisi Ngilu karena Gigi Sensitif Bisa Hilang? oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Apakah Mungkin Kondisi Ngilu karena Gigi Sensitif Bisa Hilang? oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Pernah merasakan gigi ngilu setelah makan es krim? Rasanya pasti tidak nyaman. Gigi ngilu bisa jadi tanda Anda memiliki gigi sensitif. Mungkin saja banyak orang bertanya, apakah kondisi gigi sensitif dapat disembuhkan? Sebelumnya, simak dulu mengapa gigi sensitif dapat terjadi dan bagaimana cara mengatasi masalah ini.

Alasan Anda tidak bisa menggigit es krim

penyebab gigi sensitif

Hampir semua orang suka es krim, tetapi sebagian di antaranya tidak bisa menikmati es krim secara utuh karena gigi sensitif. Timbulnya rasa ngilu biasanya disebabkan stimulus dari makanan panas atau dingin. Kenapa bisa?

Menurut American Dental Association, gigi sensitif dapat terjadi ketika email atau enamel gigi yang menipis, gigi yang rusak atau berlubang, gigi retak, dan penurunan gusi yang mengakibatkan akar gigi terekspos. Di samping itu, penyakit di sekitar jaringan gigi juga bisa memicu gigi sensitif.

Gigi sensitif bisa terjadi pada orang dewasa mulai dari usia 20 hingga lanjut usia. Ini dikarenakan masyarakat juga belum sepenuhnya sadar ada beberapa kebiasaan tertentu yang memicu gigi sensitif. Gigi sensitif merupakan kondisi yang bisa berkembang dari waktu ke waktu, sehingga siapa pun bisa mengalaminya. 

Kondisi yang menyebabkan gigi sensitif

gigi sensitif

Sebelumnya dikatakan, gigi sensitif akibat stimulus makanan atau minuman yang terlalu panas dan dingin disebabkan penipisan lapisan terluar mahkota gigi (enamel). Ada beberapa alasan mengapa enamel gigi bisa menipis:

  • Abrasi: Kerusakan gigi dan gusi yang disebabkan kebiasaan menyikat gigi terlalu kuat dengan penggunaan bulu sikat gigi yang kasar
  • Erosi: Kerusakan yang disebabkan oleh asam dalam rongga mulut
  • Abfraksi: Kerusakan pada leher gigi karena tekanan gigitan yang berlebihan
  • Atrisi: Kerusakan enamel gigi karena gesekan gigi pada rahang atas dengan bawah, sehingga gigi menjadi aus

Di samping itu, prosedur perawatan gigi seperti bleaching atau pemutihan gigi pun bisa membuat enamel jadi menipis. Karena proses bleaching menggunakan zat hidrogen peroksida yang bersifat abrasif.

Gigi vital atau gigi hidup bisa menjadi sensitif karena penipisan lapisan enamel maupun penipisan sementum (Lapisan luar akar gigi). 

Penipisan lapisan pelindung gigi ini menyebabkan dentin yang terekspos. Dentin adalah bagian gigi dalam setelah email dan sementum. Dentin yang sudah terekspos sangat mudah menanggapi stimulus dari luar gigi, seperti makanan atau minuman yang terlalu panas dan dingin. 

Dengan begitu, stimulus tersebut akan meningkatkan aliran cairan pada tubuli (saluran tabung mikroskopis) pada dentin sehingga mempengaruhi ujung saraf gigi. Akibatnya saraf gigi akan teraktivasi dan mengirimkan sinyal ke otak sehingga menghasilkan persepsi rasa nyeri pada gigi.

Namun, tak perlu cemas. Ada cara untuk mengatasi masalah gigi sensitif agar tak selalu mengganggu.

Mengatasi masalah gigi sensitif, apakah bisa disembuhkan?

menyikat gigi sensitif

Gigi yang sensitif membuat Anda jadi serbasalah saat makan es krim atau konsumsi makanan/minuman panas. Sayangnya, gigi sensitif tidak bisa sembuh dengan sendirinya. Kabar baiknya, Anda masih bisa mengatasi gejala ngilu akibat gigi sensitif.

Ada beberapa perawatan yang dianjurkan untuk mengatasi gigi sensitif.

1. Rutin menyikat gigi

Mengatasi masalah gigi sensitif bisa dilakukan dengan sikat gigi minimal dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan sebelum tidur di malam hari. Jangan lupa untuk menggunakan bulu sikat yang halus, tak perlu menggunakan tekanan yang terlalu kuat saat menyikat gigi, serta pastikan seluruh permukaan gigi tersikat merata. Sikat gigi secara perlahan dengan arah vertikal, dari arah gusi ke gigi (dari atas ke bawah maupun dari bawah ke atas).

Satu hal yang perlu diperhatikan, sebaiknya Anda tak langsung menyikat gigi setelah mengonsumsi makanan atau minuman bersifat asam. Sebab, bisa mengakibatkan enamel gigi menipis atau erosi. Sebaiknya tunggu beberapa saat sebelum Anda menyikat gigi. 

2. Menggunakan pasta gigi yang tepat

Untuk merawat gigi sensitif, gunakanlah pasta gigi khusus gigi sensitif. Gunakan dua kali sehari selama dua minggu untuk mengurangi rasa ngilu. Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride dan potassium nitrate agar gigi terawat optimal.

Kandungan fluoride di dalam pasta gigi dapat menguatkan lapisan enamel gigi dan mencegah gigi berlubang. Sementara itu, potassium nitrate dapat mengurangi kemungkinan stimulasi saraf, sehingga membantu pengurangan sensitivitas pada gigi. Anda juga bisa memilih pasta gigi dengan kandungan mint untuk menjaga kesegaran pada rongga mulut setiap saat.

3. Flossing dan berkumur

Meskipun sudah menyikat gigi, mungkin saja ada sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi. Maka itu, jangan lupa melakukan flossing atau membersihkan gigi dengan benang gigi. Setelahnya, berkumurlah dengan obat kumur yang memiliki kandungan desensitisasi untuk meredam ngilu. Cara ini juga membantu Anda dalam mengatasi masalah gigi sensitif.

4. Oleskan pasta gigi ke gigi yang sensitif

Bila gigi sensitif sewaktu-waktu muncul, segera oleskan pasta gigi khusus gigi sensitif yang berfungsi sebagai desensitisasi. Kandungan potassium nitrate di dalamnya dapat membantu mengurangi gigi ngilu. Terapkan cara ini untuk mengatasi masalah gigi sensitif yang mulai ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.

5. Periksa ke dokter gigi

Bila gigi sensitif yang Anda alami disebabkan penurunan gusi atau gigi berlubang, segera periksakan ke dokter gigi. Anda akan mendapatkan prosedur perawatan yang tepat tergantung dari penyebab gigi sensitif. 

Jika Anda mengalami gigi berlubang, dokter akan melakukan penambalan. Sementara itu, masalah penurunan gusi biasanya akan dilakukan terapi periodontal, seperti pembedahan gusi untuk melindungi akar gigi serta mengurangi sensitivitas gigi.

6. Mengontrol makanan dan minuman yang dikonsumsi

Anda bisa mengidentifikasi, apakah ngilu pada gigi sensitif disebabkan stimulus makanan yang terlalu panas, dingin, atau asam. Bila ya, sebisa mungkin batasi konsumsi makanan yang memicu gigi ngilu sebagai langkah mengatasi masalah gigi sensitif.

Barengi kontrol makanan atau minuman dengan perawatan gigi yang baik. Agar frekuensi gigi ngilu dapat berkurang.

Jika punya gigi sensitif, masih bisakah makan es krim?

cara merawat gigi sensitif

Semua orang pasti berkeinginan bisa menyantap makanan atau minuman beraneka ragam dengan leluasa tanpa takut rasa ngilu. Termasuk makan es krim tanpa khawatir. Karena masalah gigi sensitif tidak bisa disembuhkan, Anda perlu mengatasi rasa ngilu dengan cara-cara di atas. 

Mulai dari cara menyikat gigi, pemilihan bulu sikat gigi, penggunaan pasta gigi khusus gigi sensitif untuk menguatkan enamel, menghindari makanan bersifat asam, serta tidak langsung menyikat gigi setelah mengonsumsi makanan. Di samping itu bila memungkinkan, tunggu beberapa saat sampai makanan yang suhunya terlalu panas atau dingin lebih sudah aman untuk dikonsumsi.

Yuk, jaga kesehatan gigi dan mulut Anda. Terapkan perawatan gigi secara rutin, sehingga gejala ngilu bisa diatasi dengan baik.

Itulah tadi informasi mengenai Apakah Mungkin Kondisi Ngilu karena Gigi Sensitif Bisa Hilang? oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Saturday, June 27, 2020
no image

Studi: Pola Asuh Religius Bikin Anak Sehat Mental? oleh - hidupsehatalami.xyz

Halo sahabat selamat datang di website hidupsehatalami.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Studi: Pola Asuh Religius Bikin Anak Sehat Mental? oleh - hidupsehatalami.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Dalam membentuk kepribadian anak yang baik, selain menanamkan pendidikan moral, orang tua juga kerap menerapkan nilai-nilai religius. Ajaran keyakinan yang diterapkan pada anak diharapkan membuat mereka berlatih rasa tanggung jawab dalam bertingkah laku. Pola asuh religius juga bisa membantu seseorang untuk hidup lebih tenang.

Pada 2018 lalu, sebuah studi yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Harvard pun menunjukkan bahwa pola asuh religius berperan penting untuk kesehatan mental anak. Bagaimana penjelasannya?

Pola asuh religius baik untuk kesehatan anak

pola asuh religius untuk kesehatan anak

Ternyata, pola asuh religius yang diterapkan selama masa kanak-kanak dan remaja dapat membantu mereka untuk hidup lebih sehat dan sejahtera ketika mulai memasuki usia dewasa.

Hasil ini didapatkan dari penelitian yang diterbitkan pada jurnal American Journal of Epidemiology. Pada penelitian tersebut, ditemukan bahwa orang-orang yang rutin menghadiri kegiatan agama mingguan di masa anak-anak dan remajanya melaporkan kepuasan hidup yang lebih tinggi.

Selain itu, mereka memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk terpaku pada kebiasaan-kebiasaan kurang sehat dan lebih jarang terlibat dengan penggunaan narkoba jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mendapatkan pendidikan religius.

Penelitian dilakukan dengan menganalisis data dari peserta yang merupakan pasangan ibu dan anak. Peserta yang terdiri oleh lebih dari 5.000 pemuda pun diikuti perkembangannya selama 8â€"14 tahun.

pola asuh religius anak untuk kesehatan

Untuk menarik kesimpulan akhir, para peneliti juga mempertimbangkan berbagai faktor lain. Beberapa di antaranya meliputi kesehatan ibu, status sosial ekonomi, ada atau tidaknya riwayat penyalahgunaan obat dan gejala depresi.

Hasilnya, pemuda yang rutin menghadiri layanan keagamaan melaporkan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi ketika memasuki masa tanggung menuju dewasa.

Sedangkan mereka yang beribadah atau bermeditasi hampir setiap hari merasakan kepuasan hidup sebanyak 16% lebih tinggi dibanding yang tidak melakukannya.

Selain itu, pemuda yang mengikuti pola asuh religius lebih jarang terlibat dalam perilaku seksual di bawah umur. Karena hal ini pula, mereka memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit infeksi seksual.

Bagaimana keyakinan bisa memengaruhi kesehatan anak?

pola asuh religius anak untuk kesehatan

Terlepas dari agama apa pun yang dianut, memiliki keyakinan sudah terbukti dirasakan manfaatnya bagi banyak orang, baik dari segi kesehatan fisik maupun kesehatan mental.

Salah satu contohnya, pergi ke tempat ibadah secara teratur akan mempertemukan Anda dengan komunitas yang bisa memberikan dukungan moral, emosional, dan sosial. Hal tersebut dapat membuat kesehatan mental jadi lebih baik.

Banyak orang yang pergi ke tempat ibadah ketika mereka sedang mengalami kesulitan. Tujuannya untuk berdoa dan meminta pertolongan pada Tuhan atau hanya untuk mencari tempat berkeluh kesah.

Melihat hal ini setidaknya akan bantu membuat Anda merasa lebih baik karena mengetahui bahwa nyatanya tak hanya Anda yang terkena masalah.

Praktik keagamaan di rumah seperti ibadah berjamaah juga dapat meningkatkan kebersamaan dan bisa menjadi momen untuk mendekatkan kembali hubungan Anda dengan orang-orang tercinta, baik pasangan, orang tua, maupun anak-anak.

Terlebih lagi, partisipasi keagamaan dapat meningkatkan kesehatan psikologis melalui peningkatan harga diri. Selain itu, dapat mengurangi kecemasan akan masa depan dan membantu seseorang agar bisa menemukan makna dalam kehidupan.

Pola asuh religius yang baik akan membuat anak mengerti dan mematuhi segala anjuran ini. Sehingga ketika dewasa nanti, mereka akan menjauhi hal-hal tersebut yang mana juga akan membantu menjaga kesehatan tubuh mereka.

Itulah tadi informasi mengenai Studi: Pola Asuh Religius Bikin Anak Sehat Mental? oleh - hidupsehatalami.xyz dan sekianlah artikel dari kami hidupsehatalami.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Main Post

Quick Message
Press Esc to close